Selasa, 20 Maret 2018

Renungan Pagi 21 Maret 2018

Renungan Pagi  “Potret Kasih Allah”

21  Maret  2018

Kelebihan Salomo

“Raja Salomo melebihi semua raja di bumi dalam hal kekayaan dan hikmat” (1 Raja-raja 10:23).

Salomo memiliki hikmat yang melegenda. Bukan hanya ratu Syeba yang datang untuk membuktikan ketenarannya, tetapi “Seluruh bumi berikhtiar… menyaksikan hikmat yang telah ditaruh Allah di dalam hatinya” (1 Raj. 10:24).

Ketenaran Salomo bukan hanya karena kebijaksanaannya. Ia memiliki kekayaan yang luar biasa, bergemilang kemewahan sehingga minumnya pun dari cawan emas. Emas menjadi hal yang biasa di Yerusalem, karena “perak… sama seperti batu” (ay.27). dalam satu tahun emas yang dimiliki Salomo bertambah 666 talenta (ay.14). tergantung dari berapa berat satu talenta, yang kadang bervariasi, jumlah tersebut kurang lebih antara 30 hingga 85 ton emas (Berit Olam 1 Kings, hlm. 129).

Belum lagi kuda dan kavelari di dalam perbendaharaannya, dicatat bahwa Salomo memiliki “seribu empat ratus kereta dan dua belas ribu orang berkuda (ay. 26). Kuda-kuda itu didatangkan dari Negara-negara lain, karena di Kanaan tidak erdapat kuda.

Selain itu Salomo juga tercatat memiliki koleksi tepat kediaman gundik terbesar dalam sejarah – “tujuh ratus isteri dari kaum bangsawan dan tiga ratus gundik” (1 Raj. 11:3). Seolah-olah 700 istri tak bisa memuaskannya, ia mengumpulkan juga 300 gundik bagi dirinya.

Banyak dari wanita-wanita itu diambil dari bangsa-bangsa penyembah berhala. Dan Salomo menyediakan keperluan ibadah mereka, membangun kuil-kuil bagi dewa-dewa Moab dan Amori. Tapi di samping istri-istrinya menyembah dewa-dewa berhala, Salomo pun “sujud menyembah kepada Asytoret, dewa orang Sidon, kepada Kamos, allah Moab dan kepada Milkom, allah bani Amon” (ay. 33).

Jika ditelaah, maka Salomo telah memenuhi apa yang dilarang dalam kitab Ulangan 17:16, 17: “Jangan ia memelihara banyak kuda… janganlah ia mempunyai banyak istri… emas dan perak pun janganlah ia kumpulkan terlalu banyak.”


Tentu saja tidak ada yang salah dengan menunggang kuda, menikahi seorang wanita dan memiliki emas. Namun memiliki secara berlebihan hal-hal tersebut dapat menjadi jerat bahkan bagi seorang seperti Salomo yang setia… pada awalnya. Segala sesuatu yang berlebihan dapat mengakibatkan keruntuhan moral. Orang-orang yang taat, rendah-hati, dapat berubah menjadi kebalikannya di saat mereka memiliki sesuatu terlalu banyak. “Perbedaan antara yang terbaik dan yang terburuk hanya setipis sehelai rambut.” (William Sloane Coffin, Credo, hlm.53).

0 komentar:

Posting Komentar