Jumat, 22 Desember 2017

Renungan Pagi 23 Desember 2017



Renungan Pagi “SESUATU yang LEBIH BAIK

23  Desember  2017

Kita Saling Membutuhkan

“Tuhan berfirman kepada Musa dan Harun: ‘Orang Iarael harus berkemah masing-masing dekat panji-panjinya, menurut lambang suku-skunya. Mereka harus berkemah disekeliling kemah pertemuan, agak jauh dari padanya”’ (Bilangan 2:1, 2).

Allah peduli untuk mengatur tempat tinggal dari dua belas suku Israel. Pada masing-masing sisi empat kemah suci ada tiga suku diposisikan secara strategis. Di sebelah timur suku Yahudi adalah suku Yehuda, Isakhar dan Zebulon; di sisi sselatan adalah Ruben, Simeon, dan Gad; di sisi barat adalah Efrata, Manase, dan Benjamin; dan di sisi utara Dan, Asyer, dan Naftali.

Dengan susunan ini, suku yang lebih rajin tinggal bersama dengan suku yang malas, suku yang lebih suka berperang tinggal bersama  dengan suku yang lebih suka berdamai, suku yang tegas dengan yang yang tidak berpendirian; suku  yang duniawi dengan yang lebih rohani; dan suku yang agresif tinggal bersama dengan yang pemalu. Jelas, Allahbermaksud supaya karakter dan sifat keprbadian masing-masing suku akan menjadi seimbang melalui kebaikan dari yang lain.

Saling  ketergantungan ini adalah penting untuk kelangsungan hidup  mereka karena mereka menghadapi kerasnya alam dan kekuatan militer dari musuh. Tetapi hal itu juga penting untuk perkembangan moral dan pengembangan rohani masing-masing suku, setiap kelemahan satu suku akan diimbangi oleh kekuatan dari suku yang lain, dan setiap suku yang kuat akan menopang suku yang lain.

Prinsip kebersamaan ini dinyatakan dalam lagu berkat di bawah ini:
“Perhubungan kita
Dalam kasih Allah!
Persekutuan itulah
Yang bayangkan surga
Susah dan beban b’rat,
Kita pikul sama;
Kar’na kasihan sahabat
Air mata tercurah.”

Di kerajaan yang akan datang tidak aka nada lagi kebutuhan untuk mengimbangi keperluan dari keadaan kita yang penuh dosa. Namun demikian, seperti yang ditunjukkan oleh kepribadian dari Allah Tritunggal, bahkan di sana orang tebusan akan menikmati berkat saling meningkatkan persatuan.


0 komentar:

Posting Komentar