Senin, 06 November 2017

Renungan Pagi 07 November 2017

Renungan Pagi “SESUATU yang LEBIH BAIK

07  November  2017

Dia Hidup

“Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu?” (Lukas 24:38).

Janji Kristus: “Rombaklah Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali” (Yohanes 2:19), membuat marah dewan Sanherdin,para murid binggung, dan Setan semakin bersemangat bertindak nekad. Pernyataan-Nya, “Aku akan mendirikannya,” janji “kebankitan-Nya”- mengatasi kematian dengan hidup kembali oleh kuasa-Nya sendiri. Ini lebih dari menakjubkan; luar biasa! Tapi itulah yang Dia lakukan. Ketika Dia keluar dari kubur itu adalah Pribadi seutuhnya; Dia tidak perlu memanggil roh-Nya dari surga” (The Seventh-day Adventist Bible Commentary, Ellen G. White Comments, jld. 5, hlm 1113, 1151).

Ajaran bahwa Yesus pingsan tapi tidak mati atau pengikut-Nya telah memindahkan tubuh-Nya ke tempat yang lebih aman telah terbantahkan oleh kesaksian tentara Roma (Matius 28: 4), pengumuman malaikat (ayat 5-7), kesaksian dari mereka yang telah dibangkitkan bersama-Nya (Mat. 27: 52, 53), dan kesaksian dari 10 penampilan pascakebangkitan yang Dia buat bagi pengikut-Nya.

Kebangkitan Kristtus adalah fakta sejarah; tepat, dan jelas – dan terakhir! Dan inilah sebabnya mengapa para pengikut-Nya begitu sering diberitakan dengan penuh percaya diri dalam pujian:
“Ku sembah Juruselamat, Ia Raja dunia;
Aku tahu Dia hidup, selama-lamanya;
Aku dengar suara-Nya, yang janjikan rahmat,
Bila kuperlu Yesus, Ia dekat.
Yesus hidup, sekarang dan selamanya!
Dengan aku Ia jalan, dan  bercakaplah juga
Yesus hidup, Juruselamtku
Kutahu karena Ia hidup, hidup dihatiku.”

Kristus hidup di dalam hati kita adalah  kesaksian yang paling baik bukan karena jemaat kita menyanyikannya dengan semangat. Cara terbaik adalah dinyatakan dalam tindakan kita; tanggapan kita melalui tragedy kehidupan setiap hari dan kemenangan dalam hidup. Kebangkitan-Nya adalah realitas paling jelas dinyatakan dalam tindakan kita secara terus menerus melalui kesabaran, kerendahan hati, belas kasihan dan pengampunan. Dengan kualitas ini kita bersaksi bahwa “Dia tinggal di dalam hati kita” dsan bahwa manusia lama kita yang berdosa telah disalibkan dan bahwa sekarang, “sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati,” kita juga “akan hidup dalam hidup yang baru” (Roma 6:4).





0 komentar:

Posting Komentar