Senin, 16 Oktober 2017

Renungan Pagi 17 Oktober 2017



Renungan Pagi “SESUATU yang LEBIH BAIK

17  Oktober  2017

Sebuah  Hadiah Kita Yang Didambakan

“Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan” (Matius 5:6)

Kebenaran Kristus diberikan hanya kepada mereka yang mengizinkannya dengan keinginan luar biasa; mereka yang berjuang menginginkan, mereka yang mencarinya diekspresikan seperti di dalam Mazmur 42:1: “Seperti rusa yang merindukan sungai berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah.” Seperti mereka yang lapar menginginkan makanan atau seseorang yang menginginkan hubungan kasih dari pasangannya.

Dan bagaimanakah hal itu bisa memberikan pengaruh di hati?  Ketika bersekutu dengan Roh Kudus kita di bawa untuk melihat penyesatan karena dosa, kekayaan yang bersifat sementara, ketenaran yang cepat berlalu , kebodohan dari tidak adanya pertarakan, singkatnya kehidupan, alam keabadian, dan yang  terpenting dari semua, kehidupan dari keselamatan; ketika “lenyap kesenangan dunia, dalam kemuliaan dan kasih karunia-Nya,” maka dengan rasa haus kita akan meminta, mencari, dan menemukan kasih Allah dan hadiah  dari kebenaran-Nya.

Sekali kita mengalami pengalaman ini, kita tidak hanya akan lebih mengingini kebenaran-Nya, tetapi juga kapasitas kita untuk menerima kebenaran itu dalam ukuran lebih besar dan akan terus bertambah. Mengalami kebenaran-Nya adalah sebuah transaksi yang penuh semangat, penuh harapan dan penuh dalam mengangkat jiwa. Pengaruhnya sangat berkuasa dan mudah menyebar sehingga kita tidak menginginkan hal lain daripada bersatu dengan-Nya; tidak ada lagi yang lebih diinginkan dari pada berada dalam lindungan-Nya, tempat naungan kita dari badai dosa – melalui ketidakberdosaan diri-Nya yang sempurna.

Perlindungan-Nya dilambangkan di dalam Alkitab dengan tongkat Harun (Kel. 28:4); pakaian Yosua (Za. 3:1-5), pakaian Ratu Ester (Ester 5:1-3), pakaian pesta perjamuan kawin (Mat. 22:11,12), jubah anak bungsu yang boros (Luk. 15:22), jubah putih yang diberikan pada Laodikia (Why. 3:18), jubah putih surga dari orang yang ditebus (WHY. 7:9-15), dan di dalam permulaan dari kejatuhan kita, “pakaian dari kulit binatang” diberikan Allah sebagai ganti “cawan daun ara” yang dibuat oleh orangtua pertama kita (Kej. 3:21) adalah keperluan surga yang paling berharga yang ada di dalam rumah harta surga. Itu adalah kepunyaan kita untuk dirindukan, dituntut, dan dijaga.

0 komentar:

Posting Komentar