Kamis, 12 Januari 2017

Renungan Pagi 13 Januari 2017

Renungan Pagi “SESUATU yang LEBIH BAIK” 13 Januari 2017 Domba Yang Menaklukkan Segalanya “Katanya dengan suara nyaring: ‘Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan dan hikmat, dan kekuatan dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!” (Wahyu 5:12). Dalam berbicara tentang kosmik, semua konsekuensi yang meresap dari kemenangan Yesus untuk kepentingan kita, Yohanes, murid yang kekasih yang memberi kita wahyu indah buku terakhir dari Alkitab, menggambarkan Yesus sebagai Anak Domba kita: Yang berdiri diatas Gunung Sion (lihat Why. 5:6) Yang kematian-Nya membeli keselamatan kita (ayat 9) Yang di hadapannya tua-tua tertunduk (ayat 11) Yang layak untk dipuji (ayat 12) Yang kepada-Nya rasa syukur selamanya diberikan (ayat 13) Yang membuka materai (Why. 6:1) Yang duduk di atas takhta (ayat 16) Yang oleh murka-Nya orang jahat dibebaskan lari (ayat 16) Yang darah-Nya memutihkan jubah mereka yang selamat (Why. 7: 14) Yang oleh darah-Nya orang kudus dimenangkan (Why. 12:11) Yang disembah semua orang sejak dunia dijadikan (Why. 13:8) Yang diikuti oleh orang kudus (Wahyu 14:4) Yang dihadapan-Nya orang kudus akan berkumpul (lihat Why. 17:9) Yang mendiami bait suci diatas (Wahyu 21:22) Yang membuka “Kitab Kehidupan” (ayat 27) Yang kehadiran-Nya meniadakan kebutuhan matahari atau bulan (ayat 23) Ayat kita menyatakan bahwa yang ditebus, selamanya terpikat dengan manfaat keselamatan yang disediakan oleh Anak Domba, akan mengikuti Dia kemana pun Dia pergi. Tetapi agar hal itu terjadi, kita harus mengasihi dan menaati-Nya sekarang. Kita melakukan hal ini dengan menerima tawaran kemurahan dari kebenaran-Nya dan dengan menyesuaikan diri dengan kehendak-Nya, yakni dengan sadar menerapkan prinsip-prinsip-Nya yang benar untuk keputusan kita sehari-hari. Semua kemenangan dan penghargaan di atas menyatakan bagaimana Allah kita Yang Mahabesar menjadi hamba yang hina dan berhasil menyelamatkan kita dari kehancuran. Segala puji bagi Anak Domba saat ini, setiap hari, dan selamanya!

0 komentar:

Posting Komentar