Rabu, 28 Januari 2015

Renungan Pagi 29 Januari 2015



Renungan Pagi  “ ALLAHKU YANG AJAIB “

 29 Januari  2015

 Mengenal Pembicara

“Allah mengguntur  dengan suara-Nya yang mengagumkan Ia melakukan perbuatan-perbuatan besar yang tidak tercapai oleh pengetahuan kami” (Ayub 37 : 5).

Telepon berdering. Saya menjawabnya. Seketika saya tahu bahwa itu adalah cucu saya, atau kolega saya di tempat kerja. Saya telah menggunakan banyak waktu dengan orang tersebut, dan suaranya tidak mungkin salah. Saya mendengar seseorang menuruni lorong di belakang saya saat saya berbicara. Tanpa berbalik, saya tahu siapa yang  mendekat karena saya telah mendengar suara itu sebelumnya, dan itu adalah seorang teman. Anda tahu apa yang saya bicarakan bukan? Dan untuk teman-teman Anda yang sangat dekat, hanya melihat gambar atau membaca surat elektronik dari mereka saja akan membuat suara mereka bisa tergiang dipikiran Anda. Hal ini seolah-olah Anda dapat mendengar mereka mengatakan apa yang Anda baca dalam pesan teks atau saat mereka menulis catatan dengan buru-buru untuk Anda.

Pengenalan kepada pembicara berkembang dengan pesat dan perkembangannya menggabungkan  unsur matematika, fisika, akustik, dan ilmu komputer dengan cara yang sangat teknis. Ini adalah bentuk canggih dari biometrik non invasif yang digunakan untuk hal positif yang bisa mengidentifikasi seorang individu untuk tujuan keamanan atau untuk menyimpulkan identitas dalam  pekerjaan forensik.
Komputer sekarang dengan cepat dapat menganalisa suara dengan tingkat presisi yang tinggi untuk menentukan manakah suara milik seseorang atau orang yang lain. Tetapi bila Anda mengenal seorang dengan baik, telinga dan otak Anda dapat bekerja sama memberikan identifikasi yang laur biasa dengan cepat.

Abraham dengan Tuhan pasti telah menghabiskan banyak waktu dalam percakapan. Bapa ini telah mengenal suara Tuhan dengan baik. Karena ketika Allah memintanya untuk mempersembahkan anak tunggalnya yang sangat berharga – yang ia impikan dalam seluruh hidupnya, yang ia didoakan, yang dijanjikan Allah – ketika Tuhan memerintahkan dia untuk membawa Ishak ke gunung dan mengorbankan dirinya… bukankah ini berbicara tentang mengenal suara pembicara! Saya pikir, saya mungkin telah meminta ID positif. Tetapi kemudian, saya tidak menghabiskan cukup waktu dengan Tuhan untuk mengenal Dia oleh suara-Nya. Bagaimanakah percakapan berjalan dengan Tuhan setiap hari, apakah sesuatu yang mirip dengan gembala yang dengan lembut berbicara kepada dombanya?

Tuhan, saya ingin mendengar suara-Mu saat ini. Kerinduan saya adalah mengenal Engkau dengan baik sehingga saat suara-Mu berbicara kepada saya, saya akan mengenali bahwa itu adalah Engkau dan bukan penipu. Saya ingin mendengar dan merespons suara-Mu yang tenang atau bagai guruh yang luar biasa dan menggelegar. Aturlah telinga saya untuk mendengar keindahan suara-Mu yang tiada bandingannya.



Selasa, 27 Januari 2015

Renungan Pagi 28 Januari 2015



Renungan Pagi  “ ALLAHKU YANG AJAIB “

 28 Januari  2015

 Sepuluh  Kali Gaya Gravitasi

Demikianlah kami mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kami” (Roma 12:6).

Chris Clark dari Universitas California di Berkeley, mempelajari cara terbangnya burung kolibri. Dengan menggunakan  kamera berkecepatan tinggi, umpan burung, dan sangkar burung, ia berusaha  mendapatkan kolibri jantan Anna untuk menunjukkan cara berpacaran di udara bagi kamera filmnya. Pada 500 bidik per detik, dalam setiap bidikan demi bidikan Chris dapat menganalisa apa yang burung aerobatik itu lakukan selama penerbangan spektakulernya.

Anda mungkin tahu bahwa burung betina berlaku ekstrim untuk memilih pasangan jantan yang akan diizinkan kawinnya. Tergantung spesiesnya, para jantan mungkin harus menyanyikan sebuah lagu cinta yang rumit, atau hanyalah memiliki warna yang tepat atau pola bulu berwarna cerah, atau melakukan tarian pacaran yang benar, atau membuat sarang yang unik, atau dalam kasus kolibri jantan Anna dengan membuat pertunjukkan udara, supaya dapat terpilih.

Mungkin seperti saya, Anda telah menyaksikan kolibri jantan mempertunjukkan penerbangan berpacarannya. Biasanya betina bertengger pada cabang di mana dia bisa menonton. Jantan akan terbang tinggi ke langit dan menukik langsung di hadapannya sebelum mundur menyambar membentuk huruj J dan membuat betinanya kagum dengan memantulkan belang tenggorokkan berwarnanya dan suara desingan angin melalui sayapnya. Dengan banyak pengulangan maka sang jantan menunjukkan dirinya menjadi pasangan yang baik nantinya.

Chris telah menyelidiki bahwa cara terbang kolibri jantan Anna mengarah tanah pada kecepatan 90 kaki per detik, atau hampir 400 kali panjang tubuhnya dalam satu detik. Jika dihubungkan dengan ukuran tubuhnya, maka lebih cepat daripada jet tempur atau bahkan pesawat ruang angkasa ketika menukik kembali naik ke atmosfer. Dan ketika burung berbalik arah dari penerjunannya, berarti burung itu mengalami hampir 10 g (10 kali gaya gravitasi). Tanpa pakaian antigravitasi khusus yang dikenakan pilot pesawat tempur dan astronaut, manusia hanya dapat mentoleransi hanya 3 sampai 5 kali gaya gravitasi dalam kondisi fisik yang baik dan hanya dalam periode yang sangat singkat. Dengan pakaian antigravitasi  modern yang khusus dibuat untuk pilot pesawat terbang, kini pilot dapat bertahan 9 kali gaya gravitasi yang tentu dengan pelatihan dan syarat-syarat khusus sebelumnya. Tak pelak lagi, kolibri jantan Anna dirancang dengan karunia khusus yang melampaui batas-batas yang mungkin kita pikirkan. Chris  mengatakan bahwa kekuatan akselerasi burung ini “”lebih besar daripada organisme yang dicatat sebelumnya.”

Tuhan, karunia apakah yang Engkau telah berikan kepada saya yang Engkau ingin saya gunakan untuk kehormatan dan kemuliaan-Mu hari ini? Bawalah orang yang disakiti kepada kehidupan saya, supaya dapat membuat mereka kagum pada anugerah dan kasih sayang-Mu.


Senin, 26 Januari 2015

Renungan Pagi 27 Januari 2015



Renungan Pagi  “ ALLAHKU YANG AJAIB “

 27 Januari  2015

 Sepuluh Tempat “Kosong “ di Langit Malam

“Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! Keangungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan” (Mazmur 8:2).

Setelah lebih 15 tahun mengimpikan, merancang, dan merencanakan, akhirnya Teleskop Ruang Angkasa Hubble diluncurkan ke ruang angkasa pada tanggal 24 April 1990, menggunakan pesawat udara ualng alik Discovery. Dengan cermin yang relative kecil yaitu hampir 95 inci (beberapa observatorium di puncak gunung memilki teleskop dengan cermin 400 inci atau lebih), maka keunggulan Hubble adalah berada di luar atmosfer bumi sehingga menghasilkan gambar yang jelas dan teleskop mampu mengambil gambar yang stabil. Hubble bergerak sekitar lima mil per detik, bisa menggelilingi bumi hanya satu setengah jam lebih sedikit. Setiap satu orbit Hubble dalam bayangan bumi adalah sekitar 45 menit. Langit malam yang gelap adalah waktu terbaik untuk mengumpulkan cahaya benda-benda langit yang ingin diselidiki.

Setelah mempelajari ribuan gambar supernova dan galaksi yang indah,beberapa ilmuwan memutuskan untuk memilih bagian langit yang realtif kosong untuk diamati. Mereka memilih sebuah tempat gelap dan sempat di langit malam dalam kondisi Fornax. Titiknya begitu kecil sehingga seperti melihat minuman melalui sedotan. Atau cara lain untk membayangkannya, yaitu dengan menatap uang logam dari jarak sejauh 75 meter. Kemudian, selama 400 orbit, mereka memprogram kamera Hubble mengumpulkan cahaya yang datang dari tempat “kosong.”  Kamera mengambil 800 gambar antara tanggal 24 September 2003 dan 16 Januari 2004, memberikan total waktu bukaan selama 11,3 hari. Betapa satu bukaan pertunjukkan yang lama. Bahkan dengan instrument lemah yang kita miliki sekalipun, maka gambar-gamabar itu mengungkapkan hampir 10.000 galaksi yang tidak pernah tahu sebelumnya keberadaannya. Banyak galaksi berinteraksi satu sama lain. Beberapa galaksi terdistorsi karena tabrakan galaksi. Lainnya muncul normal dan tidak terpengaruh satu sama lain, spiral megah dengan ratusam miliar bintang. Bertapa sedikit yang benar-benar kita tahu tentang apa yang ada di luar angkasa sana!

Saya tidak sabar lagi untuk melakukan perjalanan ke beberapa galaksi yang jauh dan mengunjungi dunia lain di mana penduduknya tidak terpengaruh oleh penyakit, kematian, ketidakjujuran, dan tipu daya dosa. Apakah tidak menarik untuk bertanya kepada mereka tentang kehidupan dan interaksi mereka dengan Allah Pencipta mereka?

Tuhan Yesus, saya rindu bisa melihat melalui pandangan-Mu. Saya rindu melihat Engkau sebagaimana adanya.



Minggu, 25 Januari 2015

Renungan Pagi 26 Januari 2015



Renungan Pagi  “ ALLAHKU YANG AJAIB “

 26 Januari  2015

 Tujuh Puluh Sekstilion dan Masih Dihitung

“Ia menentukan jumlah bintang-bintang dan menyebut nama-nama semuanya”

Ketika terakhir kali saya menghitung, saya menemukan ada 55 ayat dalan Alkitab yang menyebutkan bintang – jenis yang bersinar di langit pada malam yang cerah. Tiga belas diantaranya mengacu pada jumlah bintang di langit. Kebanyakan ayat-ayat itu merupakan referensi numerik yang membuat jenis perbandingan sebagaimana yang kita temukan dalam Kejadian 22 : 17, “Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuh.”

Jadi berapa banyakkah bintang yang ada? Dan berapa banyak butiran pasir yang ada di bumi? Faktanya bahwa tidak ada yang pernah atau bisa menghitungnya. Di suatu proses penghitungan, sebuah bintang atau butiran pasir terlewatkan tanpa terhitung, kemudian satu atau dua mungkin akan dihitung dua kali. Intinya bahwa kita tidak bisa menghitung semua berkat Tuhan. Tapi memerkirakan berapa banyak bintang di alam semesta dan pasir di planet bumi kita adalah latihan mental yang tampak banyak menikmatinya.

Perkiraan saat ini jumlah bintang di Galaksi Bima Sakti kita sendiri 200 miliar. Bagaimana kah jika Anda memiliki mesin yang bisa menghitung satu bintang setiap detik dan menghitung 24 jam sehari dan 7 hari sepekan? Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menghitung semua bintang yang ada digalaksi kita saja? Nah, mengapa Anda tidak melakukan penghitungan matematis? Tuliskan angka 2 diikuti 11 angka nol. Itu adalah bagaimana Anda menulis 200 miliar. Sekarang bagilah 200 miliar dengan jumlah detik dalam satu tahun. Ingat bahwa satu tahun adalah 365,25 hari (itulah alasan mengapa kita memilki lompatan 1 hari setiap empat tahun). Jika Anda melakukan perhitungan yang tepat, maka Anda akan mendapatkan 31.557.600 detik dalam setahun. Anda mungkin akan memerlukan kalkulator ilmiah, karena kita akan menghitung dengan jumlah yang besar. Ketika Anda membagi 200 miliar dengan 31.557.600 maka Anda akan mendapatkan 6.337,62 tahun. Itu semua catatan sejarah pada mesin kita, hanya untuk menghitung bintang  “paling dekat” kepada planet bumi kita. Kita masih memiliki jalan yang sangat panjang untuk ditempuh, karena ada bintang-bintang pada miliaran galaksi lain untuk dihitung. Perkiraan saat ini bahwa alam semesta memilki 70 sekstilion bintang. Tulis jumlah itu dengan angka 7 diikuti oleh 22 angka nol. Mesin penghitung bintang kita akan menghitungnya lebih dari satu sekstilion tahun. Betapa Tuhan menakjubkan!

Tuhan dan Juruselamat, Engkau membuat setiap bintang dan memanggilnya dengan namanya? Engkau adalah Tuhan yang luar biasa. Saya tunduk dan menyembah Engkau karena saya tidak bisa memahami kebesaran-Mu, kreativitas-Mu, dan kemuliaan-Mu. Saya meninggikan dan menyembah Engkau pada kaki-Mu.

Sabtu, 24 Januari 2015

Renungan Pagi 25 Januari 2015



Renungan Pagi  “ ALLAHKU YANG AJAIB “

 25 Januari  2015

 Kasus Telur Palsu

“Celakalah yang menyebutkan kejahatan itu baik dan kebaikan itu jahat, yang mengubah kegelapan menjadi terang dan terang menjadi kegelapan, yang pahit menjadi manis, dan manis menjadi pahit” (Yesaya 5: 20).

Cerita ini rumit, sehingga Anda harus konsentrasi. Tentang 500 spesies  tanaman anggur di seluruh dunia. Bebrapa dari tanaman anggur tumbuh seperti tanaman lain, dan beberapa seperti semak, tetapi kebanyakan tanaman itu merambat dengan bunga-bunga indah besar yang berubah menjadi buah dan kita dapat membuat jus tropis yang luar biasa beraroma. Daun anggur di buat menjadi bahan kimia organic yang menarik dan kompleks, seperti flavonoid, alkaloid, flavones, dan bahkan beberapa racun seperti glikosida. Racun mematikan serangga sehingga daun anggur terlindung dari serangga yang mengeratnya. Tapi beberapa spesies larva kupu-kupu bersayap panjang (Heliconius) yang di sebut longwing, dapat melewati pertahanan tanaman itu dengan menetralkan racun atau mungkin kupu-kupu itu dapat menyimpannya untuk perlindungan kupu-kupu itu sendiri.

Tidak hanya larva longwing yang menghindari racun pada daun beracun atau mungkin tersebut, juga kupu-kupu dewasa memilih untuk meletakkan telurnya pada daun tanaman merambat. Keanehan yang lain, bahwa larva longwing adalah kanibalisme yaitu larva yang pertama menetas akan memakan telur yang belum menetas. Periaku ini secara pasti mengurangi persaingan dan membantu melindungi beberapa tanaman. Tetapi tanaman anggur mampu melawan dengan cara tersendiri. Tanaman anggur memiliki kode genetik untuk menghasilkan umpan cangkang telur (cangkang telur palsu) pada daun-daunnya. Kupu-kupu longwing akan melewatkan daun yang terlihat seperti sudah diisi  cangkang telur. Terlebih lagi, cangkang telur palsu sebenarnya adalah kelenjar tanaman yang membuat dan mengeluarkan bahan kimia yang akan menarik  tawon untuk memangsang larva longwing. Jadi tanaman memiliki dua baris pertahanan terhadap para pengganggu: (1) merekrut tawon membunuh pemakan daun, dan (2) membuat kamuflase terhadap pengerat daun seolah-olah daunnya itu sudah digunakan.

Apakah ini rumit atau tidak? mungkinkah penipu ulung turut berperan dalam hal ini? Mungkin. Yang saya tahu pasti, saya ingin agar hidup saya menjadi asli dan trasparan . saya tidak ingin menipu siapa pun.

Tuhan, saya sungguh-sungguh meminta bantuan-Mu pada hari ini, agar saya menjadi benar dan jujur dalam setiap aspek kehidupan saya. Biarlah kemurahan, kebaikan, dan sinar-Mu mengalir melalui saya.